Senin, 29 April 2019

MEDIA SOSIALKU, PISAU BERMATA DUA


Media sosial sudah bergeser menjadi kebutuhan primer masyarakat millennial saat ini. Bagaimana tidak, dimana-mana, setiap orang akan terlihat dengan androidnya, baik itu pertemuan formal maupun tidak formal. Bahkan tidak jarang di dalam kelas yang sedang berlangsung kegiatan ajar-mengajar, siswa-mahasiswa masih sempat tercuri perhatiannya dengan gadget mereka. Dengan lincah, mereka akan sembunyi-sembunyi dari guru atau dosennya membuka hp-nya. Apalagi jika bukan membuka media sosial, sekadar mengecek pesan yang masuk via whatsapp atau notifikasi facebook dan lain-lain.
           Okay, tidak bisa dinafikkan bahwa ketergantungan seseorang terhadap media sosial sudah sangat tinggi. Segala informasi dengan mudah didapatkan melalui media sosial. Mulai dari informasi yang bermanfaat hingga berita hoax yang merisaukan masyarakat. Secara pribadi, saya merasa cukup diuntungkan dengan media sosial. Tergantung pada tingkat kebutuhan, meski yang paling sering saya gunakan sebatas whatsapp, facebook, dan youtube.
Mari kita retas manfaat yang saya dapatkan dari masing-masing jenis media sosial yang saya ikuti.

Whatsapp. Ini badalah salah satu jenis media sosial yang paling banyak digunakan saat ini. Mulai dari percakapan pribadi, grup, dan kelas virtual banyak dilakukan melalui aplikasi ini. Bahkan, rumah belajar menulis yang sedang saya ikuti saat ini awal mulanya saya tahu melalui whatsapp. Berbagi file berupa foto maupun dokumen bisa dibagikan melalui whatsapp.
2.     
          Facebook. Ini adalah salah satu aplikasi yang lumayan menghibur bagi saya. Meski secara pribadi saya tidak doyan menulis status di dinding facebook karena alasan tertentu (hehe), saya dengan mudah mendapatkan informasi dari kerabat jauh, atau berita dari berbagai belahan dunia melalui facebook. Aplikasi ini cenderung lebih terbuka dalam artian gampang diakses dibanding whatsapp. Kalau dengan whatsapp, kita hanya bisa berbagi story dengan kontak teman yang juga menggunakan aplikasi yang sama. Tapi, dengan facebook, kita bisa mencari tahu kabar kerabat lainnya meski daftar namanya tidak ada di kontak handphone kita. Ini bukan berarti bahwa saya doyan stalking orang lain, ya. :D
3.    

         Youtube. Ini adalah aplikasi yang menggantikan fungsi tv. Kelebihannya banyak, mulai dari berita gosip hingga tutorial mudah di dapatkan melalui aplikasi ini. Saya biasanya buka youtube untuk membuka tutorial sebuah system untuk kebutuhan kerja. Aplikasi ini bisa dikatakan lumayan menyerap kuota yang banyak. Tapi bukan itu alasan mengapa saya jarang membuka youtube. Hanya saja kepentingan saya terhadap youtube memang tidak terlalu banyak.

Dari banyaknya manfaat dari media sosial, tidak jarang juga media sosial menjadi sumber kejahatan di dunia maya maupun dunia nyata. Banyaknya kasus penculikan dan penipuan, berawal dari media sosial. Sebagai pernyataan penutup, saya mau berbagi dengan teman-teman bahwa saat kita memutuskan untuk menggunakan media sosial, saat itu juga kita harus jeli dan berhati-hati dengannya. Tetap waspada, ya.  

#OWOPPekan4
#OWOPApril2019
#RumbelMenulisIPS
#RumbelMenulisSulawesi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar