Media sosial sudah bergeser menjadi
kebutuhan primer masyarakat millennial saat ini. Bagaimana tidak, dimana-mana,
setiap orang akan terlihat dengan androidnya, baik itu pertemuan formal maupun
tidak formal. Bahkan tidak jarang di dalam kelas yang sedang berlangsung
kegiatan ajar-mengajar, siswa-mahasiswa masih sempat tercuri perhatiannya
dengan gadget mereka. Dengan lincah, mereka akan sembunyi-sembunyi dari guru
atau dosennya membuka hp-nya. Apalagi jika bukan membuka media sosial, sekadar
mengecek pesan yang masuk via whatsapp atau notifikasi facebook dan lain-lain.
Okay,
tidak bisa dinafikkan bahwa ketergantungan seseorang terhadap media sosial
sudah sangat tinggi. Segala informasi dengan mudah didapatkan melalui media
sosial. Mulai dari informasi yang bermanfaat hingga berita hoax yang merisaukan
masyarakat. Secara pribadi, saya merasa cukup diuntungkan dengan media sosial.
Tergantung pada tingkat kebutuhan, meski yang paling sering saya gunakan
sebatas whatsapp, facebook, dan youtube.
Mari kita retas manfaat yang saya dapatkan dari
masing-masing jenis media sosial yang saya ikuti.
Whatsapp. Ini badalah salah satu jenis media
sosial yang paling banyak digunakan saat ini. Mulai dari percakapan pribadi,
grup, dan kelas virtual banyak dilakukan melalui aplikasi ini. Bahkan, rumah
belajar menulis yang sedang saya ikuti saat ini awal mulanya saya tahu melalui
whatsapp. Berbagi file berupa foto maupun dokumen bisa dibagikan melalui
whatsapp.
2.
Facebook. Ini adalah salah satu aplikasi yang
lumayan menghibur bagi saya. Meski secara pribadi saya tidak doyan menulis
status di dinding facebook karena alasan tertentu (hehe), saya dengan mudah
mendapatkan informasi dari kerabat jauh, atau berita dari berbagai belahan
dunia melalui facebook. Aplikasi ini cenderung lebih terbuka dalam artian
gampang diakses dibanding whatsapp. Kalau dengan whatsapp, kita hanya bisa
berbagi story dengan kontak teman yang juga menggunakan aplikasi yang sama.
Tapi, dengan facebook, kita bisa mencari tahu kabar kerabat lainnya meski
daftar namanya tidak ada di kontak handphone kita. Ini bukan berarti bahwa saya
doyan stalking orang lain, ya. :D
3.
Youtube. Ini adalah aplikasi yang menggantikan
fungsi tv. Kelebihannya banyak, mulai dari berita gosip hingga tutorial mudah
di dapatkan melalui aplikasi ini. Saya biasanya buka youtube untuk membuka
tutorial sebuah system untuk kebutuhan kerja. Aplikasi ini bisa dikatakan lumayan
menyerap kuota yang banyak. Tapi bukan itu alasan mengapa saya jarang membuka
youtube. Hanya saja kepentingan saya terhadap youtube memang tidak terlalu
banyak.
Dari banyaknya manfaat dari media sosial,
tidak jarang juga media sosial menjadi sumber kejahatan di dunia maya maupun
dunia nyata. Banyaknya kasus penculikan dan penipuan, berawal dari media
sosial. Sebagai pernyataan penutup, saya mau berbagi dengan teman-teman bahwa
saat kita memutuskan untuk menggunakan media sosial, saat itu juga kita harus
jeli dan berhati-hati dengannya. Tetap waspada, ya.
#OWOPPekan4
#OWOPApril2019
#RumbelMenulisIPS
#RumbelMenulisSulawesi